SARIKAMIS – Empat terduga pembuat bom tewas
dan 17 lainnya luka-luka akibat ledakan yang terjadi di sebuah desa di
Turki yang mayoritas dihuni Suku Kurdi. Ledakan tersebut terjadi pada
Kamis 12 Mei 2016 pukul 22.30 di Distrik Sarikamis.
Kementerian Dalam Negeri Turki menyebut para korban adalah militan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang tengah memasukkan muatan bahan peledak yang dikirim lewat truk kecil.
Kuatnya ledakan menimbulkan lubang seperti kawah besar di lokasi kejadian. Bahkan, seperti diwartakan Telegraph, Jumat (13/5/2016), aliran listrik di Distrik Sarikamis terputus dan beberapa rumah di sekitar lokasi hancur.
Ledakan di Sarikamis tersebut terjadi usai serangan bom mobil terhadap fasilitas militer di Istanbul beberapa saat sebelumnya. Ledakan tersebut melukai tujuh orang. Serangan terhadap pasukan keamanan juga terjadi pada Selasa 10 Mei 2016 dengan target kepolisian. Tiga orang tewas akibat ledakan tersebut.
Setelah ledakan, pasukan keamanan memperketat penjagaan di perbatasan Distrik Sarikamis dan merazia kendaraan yang hilir mudik di desa tersebut. Sumber dari pasukan keamanan menyatakan ledakan terjadi saat militan itu tengah memasukkan muatan ke truk yang akan digunakan untuk menyerang pasukan keamanan.
Kementerian Dalam Negeri Turki menyebut para korban adalah militan Partai Pekerja Kurdi (PKK) yang tengah memasukkan muatan bahan peledak yang dikirim lewat truk kecil.
Kuatnya ledakan menimbulkan lubang seperti kawah besar di lokasi kejadian. Bahkan, seperti diwartakan Telegraph, Jumat (13/5/2016), aliran listrik di Distrik Sarikamis terputus dan beberapa rumah di sekitar lokasi hancur.
Ledakan di Sarikamis tersebut terjadi usai serangan bom mobil terhadap fasilitas militer di Istanbul beberapa saat sebelumnya. Ledakan tersebut melukai tujuh orang. Serangan terhadap pasukan keamanan juga terjadi pada Selasa 10 Mei 2016 dengan target kepolisian. Tiga orang tewas akibat ledakan tersebut.
Setelah ledakan, pasukan keamanan memperketat penjagaan di perbatasan Distrik Sarikamis dan merazia kendaraan yang hilir mudik di desa tersebut. Sumber dari pasukan keamanan menyatakan ledakan terjadi saat militan itu tengah memasukkan muatan ke truk yang akan digunakan untuk menyerang pasukan keamanan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar